Telegraf merupakan sebuah mesin atau alat yang menggunakan teknologi telegrafi untuk mengirim dan menerima pesan dari jarak jauh, biasanya menggunakan morse sebagai kode komunikasi.
Mediakebenarankeadilan.com – Pada masa itu sekiranya Telegraf tidak ditemukan dalam tahun 1819, maka barangkali Singapura tidak pernah muncul dimuka bumi ini. Sir Stamford Raffles, Letnan – Gubernur Bengkulu pada waktu itu, melihat kemungkinan – kemungkinan baik bagi Inggris, jika pulau kecil yang penuh warna disebelah Selatan Malakka itu, dibelinya. Inggris setuju, akan tetapi kemudian keluasan ini ditariknya kembali berhubung dengan soal soal politik. Tetapi sebelum surat penarikan keluasan itu tiba dalam tangan Sir Raffles, maka beliau ini telah mengadakan perjanjian dengan perdana menteri Johor.
Inggris mendapat pulau itu dengan pembayaran tiga ribu dollar tiap tiap tahun. Mungkin perdana menteri Johor menganggap perjanjian itu sangat menguntungkan bagi negerinya, oleh karena pulau itu yang hanya didiami oleh 150 orang nelayan, terdiri tidak lain dari rawa – rawa dan lumpur. Juga pulau ini kata orang terkutuk, sejak kota Tumasik yang berada 450 tahun lalu diatas pulau itu, binasa sama sekali.
Akan tetapi kutukan itu rupanya tidak mempunyai kekuatan lagi, sebab kenyataan nya ialah, bahwa tidak lama sesudahnya perjanjian tadi diadakan, maka Singapura menjadi suatu pelabuhan penting diseluruh Dunia.


Leave a Reply