Sejarah Zionisme
Spread the love

Tahukah anda Zionisme itu?

Mediakebenarankeadilan.com – Sebuah gerakan untuk menjadikan Palestina sebagai negara Jahudi. Muncul di Eropa Tengah dan mendapat dukungan secara besar-besaran dari orang Jahudi yang tinggal di Polandia dan Rusia.

Gerakan ini bertujuan untuk memulihkan kembali tanah airnya, dimana tujuan ini sudah menjadi tradisi gerakan kaum Jahudi. Gerakan Semitisme yang terjadi pada akhir abad 19 telah membantu menyebarnya gerakan Zionisme.

Gerakan Zionisme bagi kebanyakan orang Jahudi yang telah melakukan asimilasi dengan berbagai kewarganegaraan, terdengar aneh. Bagi mereka, perkataan atau predikat bangsa Jahudi yang terdapat pada dirinya sudah tidak memiliki arti yang dalam. Hal ini dikarenakan mereka telah menjadi bangsa lain dan memiliki kewarganegaraan yang lain.

Terjadinya perpindahan kewarganegaraan,perkawinan campur dan perubahan agama telah mengaburkan makna Jahudi dalam diri mereka. Karena hal-hal seperti ini, gerakan Jahudi menjadi terpecah dan terdapat dua aliran pergerakan Jahudi.

Sebagai sebuah gerakan politik, Zionisme diorganisir pada 1897 oleh Theodor Herzl yang mengadakan Kongres Zionis I di Hazel, Swiss. Pada tahun 1917, dikeluarkan pernyataan yang terkenal di Inggris, yaitu pernyataan Balfour yang menjanjikan untuk pendirian Perumahan Nasional Jahudi.

Perjanjian ini disetujui oleh Sekutu dan dimasukkan dalam persetujuan Serves (1920). Perkampungan Jahudi mulai didirikan sejak 1880 di Palestina dan menjadi bertambah banyak pada PD I, yaitu setelah Palestina dibawah mandat Inggris. Penduduk yang berbangsa Arab di Palestina melarang masuknya bangsa Jahudi ke Palestina, dan akhirnya timbul pemberontakan.

Anjuran untuk tidak menjual tanah dan pembatasan masuknya bangsa Jahudi disambut baik oleh rakyat Palestina, akan tetapi mendapat pertentangan yang hebat dari gerakan Zionisme. Mereka menuntut hak imigrasi yang tidak terbatas dan menuntut pembentukan Common wealth.

Selama PD II, banyak orang Jahudi yang masuk ke Palestina tanpa memiliki surat izin masuk. Hal ini didukung oleh adanya gerakan pembasmian bangsa Jahudi yang dilakukan oleh Nazi. Dengan adanya gerakan Nazi ini, bangsa Jahudi yang tinggal di Eropa menjadi bersatu dan menguatkan gerakan Zionisme. Terbentuknya negara Israel pada 1948 merupakan kemenangan gerakan Zionisme.

Leave a Reply

Your email address will not be published.