Mediakebenarankeadilan.com ,Medan : Indonesia tidak hanya terkenal dengan kekayaan alamnya namun juga terkenal dengan beragam kulinernya, mulai dari pedas, manis, gurih dan segar semuanya bisa kita temukan dalam nikmatnya kuliner Nusantara. Salah satu yang menggugah selera adalah segarnya rujak ulek.
Rujak adalah makanan yang dibuat dari buah-buahan kadang-kadang disertai sayuran yang diiris (ditumbuk dan sebagainya), kemudian diberi bumbu yang terdiri atas asam, gula, cabai, dan sebagainya.Istilah rujak juga berarti menghancurkan, memotong halus, atau menyayat dalam bahasa Jawa Kuno.
Namanya terkesan unik “Rujak simpang jodoh” , bukan berarti tempat ini merupakan tempat untuk mencari jodoh ,namun tempat ini adalah tempat dimana para pedagang rujak ulek berkumpul tepatnya di Jalan Pasar VII, Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Para penjual rujak ulek di simpang jodoh sudah berpuluh tahun lamanya menjual rujak tersebut.
Salah seorang penjual rujak bernama gina mengatakan kalau ia sudah lima puluh tahun lamanya berjualan rujak.
” Sudah ada 50 tahun kurang lebih bang saya berjualan rujak , dan ini turun temurun dari keluarga kami”, ujarnya.
Gina menambahkan kalau rujak ulek yang dibuatnya biasanya disesuaikan dengan selera pembeli dan dibuat pada saat pembeli memesan rujaknya dengan cara digiling atau di”ulek”bersamaan dengan pisang batu, kacang tanah goreng ,terasi ,cabai rawit,gula merah ,asam jawa dan sedikit garam. Buah-buahan yang digunakannya pun juga buah yang segar diantaranya nenas, mangga ,belimbing bengkoang ,mentimun ,dan jambu.
Gina biasanya membuka usahanya pada pukul 09.00 pagi sampai pukul 23.00 setiap harinya dan dari usaha berjualan rujak ulek ia mendapatkan omset yang lumayan besar.
“Kalau hari biasa 400 ribu sampai 700 ribu per hari, kalau hari libur bisa sampai 1 juta per hari”, tutupnya.


Leave a Reply