Jeritan Seorang Ibu Yang Rumahnya Hampir Roboh, Pengerjaan Sistem Drainase Diduga Tidak Profesional
Spread the love

Medan, Mediakebenarankeadilan.com – Akibat pembangunan drainase di jalan Pahlawan, Kec.Medan Perjuangan menimbulkan masalah baru. Akses pintu keluar masuk rumah milik warga nyaris roboh usai dilakukan pengerukan saluran air menggunakan eskavator Selasa, (19/9/2023). 

Pintu rumah yang nyaris roboh persis berada di depan jalan besar, pemilik rumah Nina (43), Saat dikonfirmasi mengatakan penyebab nyaris roboh bangunan rumahnya, dari pertama sudah disampikan kepada pelaksana / pekerja proyek, bahwasanya tanah nya berpasir depan ruko sudah longsor tapi mereka juga teruskan, mereka tidak mau tahu dengan keadaan setempat, harusnya mereka mengantisipasi apa yang bakal terjadi. Saya berharap dikembalikan dalam keadaan semula, diperbaiki seperti bangunan pertama biar saya bisa beraktifitas kembali. Selama tiga bulan ini saya dirugikan lebih kurang seratus juta kerugian saya. Nina pada waktu diwawancarai Mediakebenarankeadilan.com dengan rasa sedih dan bentuk kecewa. 

Kejadian ini sebelumnya telah dilaporkan pada kelurahan setempat, sampai saat ini tidak ada perhatian oleh pelaksana atau pengawas proyek, dimana untuk perbaikan akibat dampak dari pengerjaan proyek. Padahal proyek pengerukan drainase untuk peningkatan saluran drainase perkotaan dijalan Pahlawan, Kec. Medan Perjuangan. 

Sementara itu Kabid SDMBK Gibson, saat dikonfirmasi terkait bangunan warga yang rusak akibat dampak dari pengerjaan di jalan Pahlawan, yang bangunannya longsor ia mengatakan sudah melakukan pengecekan, dari hasil investigasi kemarin, disini kebetulan tanah nya berpasir, metode bekerjanya tidak sama dengan di tempat lain yang sedang kita lakukan pengerjaan drainase katanya. 

Dengan metode yang dilakukan sekarang ini, memperkuat dinding rumah warga, kita buat plat besi sebelum kita lakukan penggalian dan masyarakat yang berdampak tidak banyak lagi. Cepat untuk penimbunan untuk rumah warga. Dan masyarakat tidak merasa khawatir lagi, ini yang dapat dilakukan ujar Gibson. 

Selain itu rumah warga yang terimbas akibat pengerjaan drainase ini, Gibson mengharapkan  pengerjaan jangan seperti kemarin lagi, kemarin sedikit ada kendala adanya Miskomunikasi antara warga dengan pekerja kita dengan pihak penyedia. Oleh karena itu, ia berharap setiap hari pekerjaan itu tetap berlangsung sehingga tidak semakin lama, agar tidak berdampak kepada masyarakat. 

Terlihat adanya tulisan di spanduk ” Kepada Bapak Bobby Walikota Medan yang terhormat, kami warga Pahlawan Kec. Medan Perjuangan menyampaikan atas robohnya pondasi bangunan yang diakibatkan proyek drainase, sehingga menyebabkan kerugian mata pencarian kami. 

Pemilik Rumah (Nina) Di Jalan Pahlawan Medan

Leave a Reply

Your email address will not be published.