Mediakebenarankeadilan.com – Bahwa seorang guru dari 400 tahun lalu kerap kali mempunyai tangan keras terhadap murid – muridnya, dan juga alat pemukul berada dibelakang pintu untuk murid – murid yang masuk terlambat, dapat dibuktikan oleh suatu “buku peringatan” dari seorang murid dimasa itu yang dinyatakannya dalam meja dengan tulisan yang dipakai pada waktu itu.
Dalam 99 baris murid itu menceritakan keadaan keadaan disekolah itu, tentang sekolah dimana anak belajar menulis dan tentang guru dengan hukuman – hukumannya.
Seorang Professor dari salah satu universitas ternama, membacakan kepada teman – temannya terjemahan dari cerita murid itu, yang dididik menjadi penulis”.
Bilamana ia masuk tempat tidur, setelah belajar dan melatih diri dengan tidak berhenti – hentinya, maka ia tidak lupa memperingatkan pada ibu, supaya ibunya itu jangan lupa membangunkan dia, sebab ia sangat takut mendapat hukuman apabila dengan tongkat.
Tulisan murid ini menceritakan, bahwa meskipun ia senantiasa mengambil tindakan supaya ia tidak terlambat, namun pernah ia harus menerima hukuman guru. Dari ibunya setiap hari ia mendapat dua roti untuk makan siang, akan tetapi beberapa tanda biru dari pukulan – pukulan yang diterimanya, tidak diceritakannya.


Leave a Reply