Mimbar Jum’at
Mediakebenarankeadilan.com – Takdir berarti ukuran ketetapan Allah atau kekuasaan Allah. Setiap Muslim wajib mengimani, bahwa Allah Maha Kuasa untuk berbuat apa saja terhadap makhluknya. Dan setiap muslim juga wajib mengimani bahwa manusia diberi kemampuan untuk memilih diantara perbuatan yang benar dengan yang salah yang akan diterima dirinya akibatnya, sebagai konsekuensi dari usahanya dan permohonannya kepada Allah yang Maha Kuasa.
Allah menciptakan manusia, bumi dan semua isi alam ini dengan segala ketentuan yang berlaku padanya, dan semua alam ini akan tunduk kepada ketentuan itu (sunnatullah). Allah jadikan yang hak dan yang bathil, yang halal dan yang haram, yang indah dan yang buruk. Kepada manusia diberikannya akal, hati (perasaan), sahwat hawa nafsu dan lainnya serta diberinya pula wahyu sebagai pedoman dan petunjuk dengan ketentuan-ketentuan ; siapa yang berbuat dan memilih yang baik akan berbahagia dan sebaliknya siapa yang berbuat atau memilih yang tidak baik akan mendapat derita.
Takdir Allah telah berlaku sejak setiap manusia lahir. Ia lahir di alam ini dengan tidak diberi hak pilih siapa ayah dan ibunya, bagaimana warna kulit, tinggi dan gemuknya dan dimana tempat lahirnya, telah menjadi ketentuan Allah yang tidak bisa diingkari dan sudah merupakan kenyataan.
Dalam pengembangan dirinya ia diikat oleh ketentuan-ketentuan yang diciptakan oleh Allah bagi dirinya sesuai dengan sunnatullah. Apa yang terjadi bagi seseorang tidak terlepas dari ikhtiar / usaha dirinya atau lingkungannya yang sekaligus merupakan keputusan Allah bagi seseorang. Jadi terlihat adanya usaha dan terakhir keputusan Allah.


Leave a Reply